Friday, 29 August 2025 Ikuti kami di :
Lacak Kiriman

Ketik nomor Airwaybill & pisahkan dengan tanda koma (,) untuk melacak beberapa Airwaybill.

Hak Cipta © 2025 Erge Asia.
Friday, 29 August 2025 Ikuti kami di  :
logo
Perusahaan:
Tentang Kami
Mitra Kami
Kontak Kami
Layanan Kami
Peluang Bisnis:
Peluang Bisnis
Kemitraan
Kolaborasi
Online Shop & UMKM
Informasi:
Artikel & Berita
Cek Regulasi
Cek Kode Pos
Panduan Pengiriman
Mode baca:
Terang

Cara Kirim Barang ke Austria dari Indonesia – Panduan Lengkap

Dibuat oleh: Team Digital Marketing
21 May 2025
International shipping services with Erge Asia
Informasi
1071 Dibaca
Bagikan :

Erge Asia - merupakan Jasa Pengiriman ke Luar Negeri dari Jakarta Terpercaya dan Cepat. Kami memiliki mitra pengiriman di beberapa daerah di Indonesia Klik Disini (untuk cek mitra Erge Asia).

Austria merupakan salah satu negara di Eropa dengan standar hidup tinggi, ekonomi yang stabil, dan sistem perdagangan yang teratur. Mengirim barang dari Indonesia ke Austria mungkin tampak rumit karena jarak yang jauh dan perbedaan regulasi, tetapi dengan informasi yang tepat dan bantuan dari jasa pengiriman terpercaya, proses ini bisa menjadi lebih mudah dan efisien dari yang Anda bayangkan.

Erge Asia hadir sebagai solusi terpercaya untuk pengiriman barang dari Indonesia ke Austria. Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam industri logistik internasional, kami telah membantu banyak pelanggan mengirimkan berbagai jenis barang ke Austria dengan aman, cepat, dan sesuai dengan semua persyaratan regulasi yang berlaku. Dalam panduan lengkap ini, kami akan menjelaskan semua yang perlu Anda ketahui untuk mengirim barang ke Austria dari Indonesia dengan lancar.

Mengenal Regulasi Impor Austria

Sebelum mengirim barang ke Austria, penting untuk memahami bahwa Austria merupakan bagian dari Uni Eropa (UE), sehingga tunduk pada regulasi perdagangan dan impor yang berlaku di seluruh UE. Berikut beberapa informasi penting tentang regulasi impor Austria:

1. Regulasi Uni Eropa: Austria mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh Uni Eropa terkait impor barang. Semua barang yang masuk ke Austria harus memenuhi standar keamanan, kesehatan, dan lingkungan UE. Untuk beberapa jenis produk tertentu seperti makanan, tekstil, dan bahan kimia, ada persyaratan pengemasan dan pelabelan khusus yang harus dipenuhi.
2. Sistem Harmonized System (HS Code): Austria menggunakan sistem tarif terintegrasi UE yang disebut TARIC untuk mengklasifikasikan barang impor. Setiap barang diberikan kode HS yang menentukan tarif bea masuk yang berlaku dan apakah ada larangan atau pembatasan impor untuk barang tersebut.
3. Bea Masuk dan Pajak: Rata-rata bea masuk UE sekitar 2%, dan sekitar 70% barang dapat diimpor ke UE tanpa bea masuk. Barang dengan nilai di bawah €150 (sekitar Rp 2,5 juta) dibebaskan dari bea masuk, namun tetap dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Austria sebesar 20%. Untuk kiriman hadiah pribadi, batas pembebasan bea masuk adalah €45 (sekitar Rp 750.000).
4. Sistem Preferensi Umum (GSP): Indonesia termasuk dalam negara berkembang yang mendapat keuntungan dari Sistem Preferensi Umum (Generalized System of Preferences) UE, yang memberikan pengurangan atau penghapusan bea masuk untuk beberapa jenis barang. Untuk memanfaatkan fasilitas ini, barang harus disertai dengan Sertifikat Asal Barang (Certificate of Origin).
5. Standar CE: Banyak produk yang dijual di UE, termasuk Austria, harus memiliki tanda CE yang menunjukkan bahwa produk tersebut memenuhi standar kesehatan, keselamatan, dan lingkungan UE. Produk seperti mainan, peralatan listrik, peralatan medis, dan alat pelindung diri umumnya memerlukan tanda CE.

Persiapan Sebelum Mengirim Barang ke Austria

Sebelum mengirim barang ke Austria, ada beberapa hal penting yang perlu Anda persiapkan untuk memastikan pengiriman berjalan lancar:

1. Verifikasi Persyaratan Khusus: Periksa apakah barang yang akan Anda kirim memerlukan izin khusus, sertifikasi, atau persyaratan lain untuk masuk ke Austria. Beberapa produk seperti makanan, obat-obatan, dan produk elektronik mungkin memiliki persyaratan tambahan.
2. Persiapkan Dokumen yang Diperlukan: Dokumentasi yang lengkap dan akurat sangat penting untuk proses bea cukai yang lancar. Dokumen standar yang diperlukan meliputi invoice komersial (dengan deskripsi barang yang detail, nilai, dan tujuan pengiriman), packing list (daftar isi paket), bill of lading atau airway bill (tergantung metode pengiriman), dan Sertifikat Asal Barang (Certificate of Origin).
3. Pastikan Barang Tidak Termasuk Larangan Impor: Beberapa barang tidak diperbolehkan masuk ke Austria atau UE, seperti spesies hewan yang dilindungi, barang palsu, narkotika, dan bahan berbahaya. Pastikan barang yang Anda kirim tidak termasuk dalam daftar barang terlarang.
4. Pilih Metode Pengiriman yang Tepat: Ada beberapa opsi pengiriman dari Indonesia ke Austria, mulai dari pengiriman udara, laut, hingga layanan kurir internasional. Pengiriman udara biasanya membutuhkan waktu 3-7 hari, namun dengan biaya lebih tinggi. Pengiriman laut lebih ekonomis tetapi membutuhkan waktu sekitar 30-45 hari. Pemilihan metode pengiriman harus disesuaikan dengan urgensi, berat, dimensi, dan anggaran Anda.
5. Perhitungkan Biaya Total: Selain biaya pengiriman, perhitungkan juga biaya lain seperti bea masuk, pajak (PPN), biaya penanganan, dan biaya asuransi. Austria menggunakan metode perhitungan CIF (Cost, Insurance, Freight), yang berarti bea masuk dan pajak dihitung berdasarkan nilai barang ditambah biaya pengiriman dan asuransi.

Langkah-Langkah Mengirim Barang ke Austria dengan Erge Asia

Erge Asia menyediakan proses pengiriman yang mudah dan terstruktur untuk memastikan barang Anda sampai ke Austria dengan aman. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti:

Langkah 1: Konsultasi dan Estimasi Biaya
Hubungi tim customer service Erge Asia untuk konsultasi mengenai pengiriman Anda ke Austria. Tim kami akan membantu Anda memahami regulasi terkait, memberikan estimasi biaya pengiriman, dan menyarankan metode pengiriman terbaik sesuai kebutuhan Anda. Kami juga akan memverifikasi apakah barang Anda memerlukan izin khusus atau dokumen tambahan untuk masuk ke Austria.
Langkah 2: Persiapan Barang dan Dokumen
Siapkan barang yang akan dikirim dan lengkapi semua dokumen yang diperlukan sesuai arahan dari tim Erge Asia. Kami dapat membantu Anda menyiapkan dokumen seperti commercial invoice dan packing list dengan format yang sesuai standar internasional. Untuk packaging, Anda dapat melakukannya sendiri atau memanfaatkan layanan packaging profesional dari Erge Asia untuk hasil optimal.
Langkah 3: Penjemputan atau Pengantaran Barang
Setelah barang dan dokumen siap, Anda dapat memilih untuk mengantar barang ke kantor Erge Asia terdekat atau menggunakan layanan penjemputan dari lokasi Anda. Untuk pengiriman dengan nilai minimal tertentu, kami menyediakan layanan penjemputan gratis di beberapa wilayah di Indonesia. Tim kami akan memeriksa barang dan dokumen Anda untuk memastikan semuanya lengkap dan sesuai.
Langkah 4: Proses Pengiriman
Barang Anda akan diproses dan dikirim ke Austria menggunakan metode yang telah disepakati. Setiap pengiriman akan dilengkapi dengan nomor pelacakan yang dapat Anda gunakan untuk memantau status pengiriman secara real-time melalui website atau aplikasi Erge Asia. Tim kami juga akan secara proaktif memberikan update tentang status pengiriman Anda.
Langkah 5: Penanganan Bea Cukai dan Pengiriman Akhir
Tim Erge Asia akan membantu mengurus proses bea cukai di Austria untuk memastikan barang Anda diproses dengan cepat. Kami bekerja sama dengan agen lokal di Austria yang memahami regulasi setempat. Setelah melewati bea cukai, barang akan dikirimkan ke alamat penerima di Austria. Anda akan menerima konfirmasi saat barang sudah sampai dengan selamat.

Daftar Barang yang Boleh dan Tidak Boleh Dikirim ke Austria

Mengetahui regulasi barang yang diperbolehkan dan dilarang untuk dikirim ke Austria sangat penting untuk menghindari penundaan atau penyitaan di bea cukai:

A. Barang yang Boleh Dikirim:
1. Dokumen bisnis dan pribadi
2. Barang elektronik (dengan standar CE)
3. Pakaian dan aksesoris fashion
4. Buku dan materi cetak (bukan materi yang dilarang)
5. Kerajinan tangan dan souvenir (tanpa bahan terlarang)
6. Peralatan rumah tangga dan perlengkapan pribadi
7. Produk kosmetik dan perawatan tubuh (memenuhi standar UE)
8. Makanan kemasan (dengan label yang sesuai standar UE)
B. Barang yang Dibatasi (Memerlukan Izin Khusus):
1. Produk makanan segar dan organik (memerlukan sertifikat kesehatan)
2. Obat-obatan dan suplemen kesehatan
3. Produk pertanian dan tanaman
4. Perangkat medis dan alat kesehatan
5. Produk elektronik dalam jumlah komersial
6. Minuman beralkohol dan produk tembakau (dikenakan cukai khusus)
7. Produk dengan hak kekayaan intelektual tertentu
C. Barang yang Dilarang:
1. Narkotika dan zat terlarang
2. Senjata api, amunisi, dan bahan peledak
3. Bahan pornografi
4. Barang palsu dan melanggar hak kekayaan intelektual
5. Produk hewan dan tumbuhan langka yang dilindungi CITES
6. Uang palsu dan alat pemalsuan
7. Barang berbahaya dan beracun
8. Bahan yang mendukung terorisme atau kebencian

* Perhatikan bahwa daftar ini dapat berubah sesuai dengan regulasi terbaru dari Uni Eropa atau pemerintah Austria. Selalu konsultasikan dengan tim Erge Asia untuk informasi yang paling akurat dan terkini mengenai barang yang diizinkan dan dilarang.

Metode Pengiriman dan Perkiraan Waktu

Erge Asia menawarkan beberapa metode pengiriman dari Indonesia ke Austria untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan:

Pengiriman Udara Ekspres: Metode tercepat dengan waktu pengiriman 3-5 hari kerja. Ideal untuk dokumen penting, barang bernilai tinggi, atau pengiriman mendesak. Layanan ini dilengkapi dengan pelacakan detail dan asuransi standar. Meskipun biayanya lebih tinggi, kecepatan dan keamanannya menjadikannya pilihan terbaik untuk pengiriman prioritas.
Pengiriman Udara Reguler: Dengan waktu pengiriman 5-8 hari kerja, opsi ini menawarkan keseimbangan yang baik antara kecepatan dan biaya. Cocok untuk sebagian besar pengiriman umum dengan ukuran dan berat sedang. Layanan ini juga mencakup pelacakan dan asuransi dasar.
Pengiriman Laut: Opsi paling ekonomis dengan waktu pengiriman 30-45 hari. Ideal untuk pengiriman dalam jumlah besar atau barang berat yang tidak mendesak. Tersedia dalam opsi Full Container Load (FCL) untuk pengiriman volume besar dan Less than Container Load (LCL) untuk volume yang lebih kecil. Meskipun membutuhkan waktu lebih lama, metode ini dapat menghemat biaya secara signifikan, terutama untuk barang berat.
Pengiriman Multimodal: Kombinasi transportasi darat, laut, dan udara untuk mengoptimalkan biaya dan waktu pengiriman. Waktu pengiriman bervariasi antara 15-34 hari tergantung rute yang dipilih. Metode ini sering digunakan untuk barang berukuran menengah yang tidak super urgen namun ingin lebih cepat dari pengiriman laut standar.
Layanan Pos Internasional: Untuk pengiriman paket kecil hingga sedang. Waktu pengiriman sekitar 10-20 hari kerja. Opsi ini umumnya lebih ekonomis untuk paket kecil namun memiliki layanan pelacakan yang lebih terbatas dibandingkan kurir ekspres. Cocok untuk dokumen atau barang bernilai rendah hingga menengah.

Tips Menghemat Biaya Pengiriman ke Austria

Pengiriman ke Austria dengan jarak yang jauh bisa menjadi investasi yang signifikan. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda menghemat biaya:

Gabungkan Beberapa Kiriman: Jika Anda perlu mengirim beberapa barang, lebih hemat untuk menggabungkannya dalam satu pengiriman daripada mengirimkannya secara terpisah. Erge Asia menawarkan layanan konsolidasi yang dapat mengurangi biaya pengiriman hingga 50% untuk beberapa paket yang digabungkan.
Pertimbangkan Pengiriman Laut untuk Barang Berat: Jika barang Anda tidak mendesak, pengiriman laut bisa menjadi alternatif yang jauh lebih ekonomis dibandingkan pengiriman udara. Meskipun membutuhkan waktu lebih lama (30-45 hari), perbedaan biaya bisa mencapai 60-70% lebih murah terutama untuk pengiriman dengan volume besar atau berat.
Optimalkan Ukuran dan Berat Paket: Biaya pengiriman seringkali dihitung berdasarkan berat volumetrik (perbandingan antara ukuran dan berat). Gunakan packaging yang efisien, hindari ruang kosong yang tidak perlu, dan pilih material packaging yang ringan namun kuat untuk mengurangi berat volumetrik.
Manfaatkan Sistem Preferensi Umum (GSP): Indonesia termasuk dalam negara yang mendapat keuntungan dari Sistem Preferensi Umum UE. Pastikan barang Anda dilengkapi dengan Sertifikat Asal Barang yang tepat untuk memanfaatkan pengurangan atau penghapusan bea masuk.
Pilih Waktu Pengiriman yang Tepat: Hindari mengirim barang pada musim liburan atau periode sibuk seperti Natal atau Tahun Baru, karena biaya pengiriman biasanya lebih tinggi pada periode tersebut. Rencanakan pengiriman Anda pada periode yang lebih tenang untuk mendapatkan tarif yang lebih baik.

Dokumen Penting untuk Pengiriman ke Austria

Dokumentasi yang lengkap dan akurat adalah kunci untuk proses pengiriman yang lancar ke Austria. Berikut dokumen-dokumen penting yang perlu Anda siapkan:

1. Commercial Invoice: Dokumen ini harus berisi deskripsi detail tentang barang yang dikirim, termasuk:
- Nama lengkap dan alamat pengirim dan penerima
- Deskripsi barang yang jelas dan spesifik
- Kode HS (Harmonized System) untuk setiap item
- Nilai barang dalam mata uang Euro atau US Dollar
- Negara asal barang
- Tujuan pengiriman (komersial atau non-komersial)
Dua salinan invoice harus diserahkan ke kantor bea cukai bersama dengan konfirmasi pengiriman atau bill of lading.
2. Packing List: Dokumen ini berisi daftar rinci semua item dalam pengiriman, termasuk jumlah, berat, dan dimensi masing-masing item. Packing list juga harus menyebutkan jenis packaging yang digunakan dan bagaimana barang dikemas.
3. Bill of Lading atau Airway Bill: Dokumen transportasi yang berfungsi sebagai bukti kontrak pengangkutan. Bill of Lading digunakan untuk pengiriman laut, sementara Airway Bill untuk pengiriman udara.
4. Sertifikat Asal Barang (Certificate of Origin): Dokumen ini diperlukan untuk memanfaatkan tarif preferensial dalam kerangka Sistem Preferensi Umum (GSP). Sertifikat ini membuktikan bahwa barang berasal dari Indonesia dan memenuhi kriteria "asal barang" sesuai ketentuan UE.
5. Dokumen Khusus (jika diperlukan): Tergantung pada jenis barang, mungkin diperlukan dokumen tambahan seperti:
- Sertifikat Kesehatan untuk produk makanan
- Sertifikat CITES untuk produk yang terkait dengan spesies yang dilindungi
- Izin khusus untuk barang yang dibatasi
- Sertifikat keamanan untuk produk dengan tanda CE
- Dokumen karantina untuk produk pertanian atau hewan

Pertanyaan Umum Seputar Pengiriman ke Austria

Berikut beberapa pertanyaan yang sering diajukan oleh pelanggan kami tentang pengiriman ke Austria:

1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pengiriman ke Austria?
Waktu pengiriman bervariasi tergantung metode yang Anda pilih:
- Pengiriman Udara Ekspres: 3-5 hari kerja
- Pengiriman Udara Reguler: 5-8 hari kerja
- Pengiriman Multimodal: 15-34 hari
- Pengiriman Laut: 30-45 hari
Waktu tersebut adalah estimasi dan dapat dipengaruhi oleh faktor seperti proses bea cukai, kondisi cuaca, dan lokasi pengiriman di Austria.
2. Apakah mungkin mengirim produk makanan ke Austria?
Ya, produk makanan kemasan dapat dikirim ke Austria, tetapi harus memenuhi standar keamanan pangan UE dan memiliki label yang sesuai dengan persyaratan UE. Produk makanan harus mencantumkan daftar bahan, informasi nilai gizi, tanggal kadaluarsa, dan alergen dalam bahasa Inggris atau Jerman. Produk makanan segar seperti buah, sayur, daging, atau produk susu memerlukan sertifikat kesehatan dan mungkin harus melewati pemeriksaan karantina.
3. Bagaimana cara melacak pengiriman saya ke Austria?
Erge Asia menyediakan sistem pelacakan online yang dapat diakses 24/7. Setelah barang Anda diproses, Anda akan menerima nomor pelacakan unik yang dapat digunakan untuk memantau status pengiriman melalui website atau aplikasi Erge Asia. Sistem kami memberikan update status pengiriman secara real-time pada setiap tahap penting, mulai dari penjemputan di Indonesia hingga pengiriman akhir di Austria.
4. Apa yang terjadi jika barang saya ditahan di bea cukai Austria?
Jika barang Anda ditahan di bea cukai Austria, tim Erge Asia akan segera memberi tahu Anda dan bekerja sama dengan mitra lokal kami di Austria untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kami akan membantu menyediakan dokumen tambahan yang diperlukan atau menjawab pertanyaan dari otoritas bea cukai. Pengalaman kami dalam menangani pengiriman ke Austria memungkinkan kami untuk menyelesaikan sebagian besar kasus penahanan dengan cepat dan efisien.
5. Bagaimana cara menghitung biaya bea masuk dan pajak untuk pengiriman ke Austria?
Austria menggunakan metode perhitungan CIF (Cost, Insurance, Freight), yang berarti bea masuk dan pajak dihitung berdasarkan nilai barang ditambah biaya pengiriman dan asuransi. Bea masuk bervariasi tergantung jenis barang (kode HS), dengan rata-rata sekitar 2%. Setelah bea masuk, PPN Austria sebesar 20% dikenakan pada jumlah nilai barang + biaya pengiriman + bea masuk. Beberapa barang seperti minuman beralkohol dan tembakau juga dikenakan cukai khusus. Tim Erge Asia dapat membantu Anda menghitung estimasi biaya bea masuk dan pajak sebelum pengiriman.
6. Apakah Erge Asia menawarkan asuransi untuk pengiriman ke Austria?
Ya, Erge Asia menyediakan layanan asuransi komprehensif untuk melindungi barang Anda selama pengiriman ke Austria. Biaya asuransi mulai dari 0.5% dari nilai barang dan mencakup perlindungan terhadap kerusakan, kehilangan, dan pencurian. Untuk pengiriman bernilai tinggi atau barang berharga, kami sangat merekomendasikan untuk menggunakan layanan asuransi ini untuk ketenangan pikiran Anda.

Hubungi Erge Asia untuk Pengiriman Aman dan Efisien ke Austria!

Mengirim barang dari Indonesia ke Austria tidak perlu menjadi proses yang rumit dan menegangkan. Dengan Erge Asia sebagai mitra logistik Anda, Anda dapat menikmati layanan pengiriman yang profesional, efisien, dan andal. Tim ahli kami siap membantu Anda di setiap tahap proses pengiriman, mulai dari konsultasi awal hingga pengiriman akhir.

Jangan ragu untuk menghubungi kami untuk mendapatkan konsultasi gratis dan penawaran khusus untuk pengiriman Anda ke Austria. Erge Asia – Menjadikan Pengiriman Internasional Lebih Mudah!

Daftar isi artikel
    Ads Erge Asia
    Image-promo-article
    Hubungi Kami